Ladiestory.id - Umay Shahab, mantan penyanyi cilik Indonesia beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa penyebab karier menyanyinya anjlok karena salah satu rekan artisnya dalam film "Mencuri Raden Saleh", yakni Iqbaal Ramadhan.
Hal tersebut ia ungkapkan langsung di hadapan Iqbaal dalam program "Tonight Show Premiere". Mengawali kariernya sebagai penyanyi cilik, Umay berhasil menyabet 2 piala AMI Awards kala itu. Namun, kehadiran boyband cilik Coboy Junior yang membuat kariernya perlahan-lahan meredup.
"Jadi, waktu gua 2 album di toko ayam itu, terus kan dapet 2 AMI berturut-turut tuh, abis itu ancur jobnya gara-gara boyband-nya Iqbaal," ujar Umay dikutip dari kanal YouTube TonightShowNet, Sabtu (17/9/2022).
"Iqbaal dan kawan-kawan datang, saya hancur, saya jobnya hilang," imbuhnya yang membuat para host ikut tertawa.
Iqbaal dan para host mengaku jika saat itu, mereka memang memiliki album Umay yang dipasarkan melalui salah satu restoran cepat saji.
Sementara itu, Iqbaal mengungkapkan jika Umay adalah sosok inspirasi baginya saat ia kecil.
"Pas gue kecil, gue ngeliat lo tuh kayak inspirasi gue. Oh bisa anak kecil jadi artis tuh bisa gitu," timbrung Iqbaal.
Pemeran Gofar dalam film "Mencuri Raden Saleh" itu juga menceritakan pengalaman kurang mengenakkan ketika tampil dalam satu acara dengan boyband Coboy Junior. Ternyata, dirinya sempat diteriaki untuk turun dari panggung.
"Gua sempet lagi manggung barengan satu stage sama dia (Iqbaal) terus gua lagi nyanyi, gua duluan abis itu Coboy Junior. Terus gua disorakin 'turun, turun, Coboy Junior aja'. (saat itu) umur 11 kayaknya," ungkap Umay.
Saat ini, diketahui Umay sudah beralih profesi dari penyanyi menjadi seorang aktor sekaligus sutradara. Salah satu film hasil garapannya yang sudah pernah tayang di layar lebar adalah film "Kukira Kau Rumah".
Film tersebut dibintangi oleh Prilly Latuconsina dan Jourdy Pranata. Tidak hanya Umay yang unjuk kebolehan di balik layar, ternyata dalam film ini, Prilly sekaligus merangkap menjadi seorang produser, selain berperan sebagai pemeran utama. Film yang ditayangkan pada awal bulan Februari lalu berhasil meraih hingga 2 juta lebih penonton.